Abstrak penelitian ini berjudul “peran media baru dalam mengubah perilaku perokok tembakau ke elektrik di kota banda aceh”. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media baru dalam merubah perilaku perokok tembakau ke elektrik di kota banda aceh. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif objek penelitian dalam penelitian ini ialah peran media baru, sedangkan objek penelitian tentang perilaku perokok tembakau ke elektrik di kota banda aceh. teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa hasil wawancara mendalam yang dilakukan pada pengguna vapor dan studi dokumentasi pada media baru hasil penelitian menunjukkan bahwa instagram dan youtube memjadi salah satu sumber informasi pengguna vapor tentang referensi terkait dunia vapor, permasalahan yang dialami oleh pengguna rokok ialah bagaimana caranya menghilangkan kecanduan terhadap rokok tembakau yang dialami oleh mereka sehingga mereka beralih pada rokok elektrik, permasalahan yang dialami oleh mereka ialah bagaimana caranya menghilangkan kecanduan terhadap rokok tembakau yang dialami oleh mereka, hal ini disebabkan oleh masalah kesehatan dan masalah keuangan yang dialami oleh sebagian dari mereka. informasi yang didapatkan pengguna vapor dapat ditemukan di media-media baru dimana media tersebut memberikan gambaran tentang vapor dan cara penggunaan vapor tersebut sehingga dapat merubah perilaku mereka. kata kunci: media baru, perilaku, rokok elektrik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN MEDIA BARU DALAM MENGUBAH PERILAKU PEROKOK TEMBAKAU KE ELEKTRIK DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019
Baca Juga : PERBEDAAN EFEK MEROKOK KONVENSIONAL TEMBAKAU DAN NICOTINE REPLACEMENT THERAPY ROKOK ELEKTRIK TERHADAP SMOKER’S MELANOSIS (RIZKI RACHMAYANI SITINJAK, 2021)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PESAN PICTORIAL HEALTH WARNING PADA BUNGKUS ROKOK TENTANG BAHAYA MEROKOK TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PEROKOK DI KOTA BANDA ACEH (HARISSIDQI SANI NASUTION, 2016)