Pada saat ini teknologi biometrik sudah mulai banyak digunakan sebagai sistem untuk mengenali seseorang. hal ini dikarenakan sistem biometrik dianggap sebagai salah satu teknologi paling akurat dan paling nyaman digunakan sebagai sistem pengenalan. perangkat pengenal biometrik mengenali seseorang dari ciri-ciri fisiknya, misalnya iris mata. iris mata memiliki karakteristik sistem pengenalan biometrik yang baik, yaitu memiliki fitur yang unik yang karakteristinya berbeda pada setiap manusia. ordinal measure dari koefisien dct terbukti dapat digunakan untuk deteksi salinan citra pada kondisi pencahayaan yang bervariasi. karena hal tersebut penulis tertarik mengaplikasikan metode ordinal measure dari koefisien dct untuk mengenal iris mata. ordinal measure diperoleh dengan mengurutkan ac dari koefisien dct. jarak antara dua ordinal measure dihitung menggunakan persamaan minkwoski. tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja pengenalan iris mata menggunakan ordinal measure dari koefisien discrete cosine transform pada basis data ubiris yang mengandung noise. hasil analisis menunjukkan bahwa pengenalan iris mata bernoise menggunakan metode ordinal measure dari koefisien dct dengan persamaan minkwoski belum dapat memberikan pengenalan yang baik. kata kunci : iris mata, ordinal measure dari koefisien dct
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS IDENTIFIKASI IRIS MATA MENGGUNAKAN ORDINAL MEASURE DARI DCT (DISCRETE COSINE TRANSFORM) PADA BASIS DATA UBIRIS. Banda Aceh Fakultas Teknik,2013
Baca Juga : STUDI PENGGUNAAN ORDINAL MEASURE DARI DCT (DISCRETE COSINE TRANSFORM) UNTUK PENCOCOKAN SIDIK JARI (hendra hidayat, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGGUNAAN MOMENT INVARIANT UNTUK PENCOCOKAN CITRA TERACAK BERBASIS DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT) (Fajrul rizal, 2015)