Bayi yang telah memenuhi syarat untuk dipulangkan dari nicu diharapkan terus sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik. namun, kenyataannya selama ini belum ada program yang berorientasi mengontrol tumbuh kembang neonatus pasca perawatan, sehingga belum tersedia data mengenai tumbuh kembang bayi yang pernah dirawat di nicu. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan perkembangan pada bayi risiko tinggi setelah dirawat di nicu rumah sakit ibu dan anak pemerintah aceh.jenis penelitian ini deskriptif dengan desain penelitian cross sectional study. populasinya seluruh bayi risiko tinggi yang pernah dirawat di ruang nicu rumah sakit ibu dan anak pemerintah aceh periode bulan desember sampai dengan april 2019. teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah quota sampling, sebanyak 42 responden. alat pengumpulan data berupakpsp dan bahan-bahan yang dibutuhkan, alat ukur seperti meteran dan timbangan. hasil penelitian menunjukan pertumbuhan panjang badan berada pada kategori normal (73,8%), berat badan pada kategori normal (85,7%), lingkar kepala pada kategori normal (92,9%), dan perkembangan berada pada kategori sesuai (36%). berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan bagi para tenaga kesehatan, khususnya perawat komunitas untuk dapat melakukan kunjungan balik pada bayi yang telah dipulangkan dari nicu sehingga dapat dipantau pertumbuhan dan perkembangannya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI RISIKO TINGGI SETELAH DIRAWAT DI NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU) RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PEMERINTAH ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : INSIDENSI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) DARI MUKOSA HIDUNG PARAMEDIS DI RUANG INTENSIF RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Ridhia Putri, 2015)