Fenomena pindah agama atau istilah lain konversi agama merupakan perubahan keyakinan terhadap beberapa persoalan agama yang dibarengi dengan berbagai perubahan perilaku dan reaksi lingkungan sosial. konversi agama akan membuat kehidupan seseorang berubah, karena pada dasarnya konversi agama merupakan perubahan mendasar dan penataan ulang identitas diri, makna hidup, juga aktivitas seseorang. peristiwa konversi agama tidak hanya membawa konsekuensi personal, tapi juga reaksi sosial yang bermacam-macam, terutama dari pihak keluarga dan komunitas terdekat hingga ke lingkungan masyarakat luas. penelitian ini bertujuan untuk melihat (1) perubahan dan penataan ulang identitas diri mualaf tionghoa, dan (2) aktivitas hidup dan perubahan makna agama bagi mualaf tionghoa setelah melakukan konversi agama. lokasi penelitian ini di gampong panteriek, lueng bata, kota banda aceh. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. pemilihan informan penelitian ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. informan dalam penelitian ini terdiri dari lima orang mualaf tionghoa. pengumpulan data melalui metode partisipasi, dan wawancara. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan identitas diri mualaf tionghoa ditandai dengan penyesuaian diri akan aturan dan kewajiban dalam islam. kemudian diikuti dengan penataan ulang identitas diri yang sesuai berdasarkan kategori identitas seorang muslim. sedangkan aktifitas hidup para mualaf berlandaskan konsep syariat islam yang dipelajari. pada akhirnya para mualaf memaknai agama sebagai rule of life yang harus dihayati dan dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONVERSI AGAMA (STUDI FENOMENOLOGI PADA MUALAF TIONGHOA DI KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : PERNIKAHAN ANTAR AGAMA ( STUDI FENOMENOLOGI PADA KONVERSI AGAMA KARENA MENIKAH DI KECAMATAN SIDIKALANG, SUMATERA UTARA) (RIRIS.S.SIJABAT, 2018)