Abstrak jaring ambai merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan untuk menangkap udang yang merupakan target utama penangkapan. selain udang, ada beberapa organisme lain yang menjadi hasil tangkapan sampingan yang tertangkap oleh jaring ini. peningkatan jumlah hasil tangkapan sampingan telah menjadi salah satu penyebab penurunan stok ikan yang dapat mengancam keberlanjutan perikanan dunia. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan komposisi hasil tangkapan utama dan hasil tangkapan sampingan, mengetahui jenis hasil tangkapan sampingan yang berekonomis tinggi dan ekonomis rendah, serta melihat nilai laju tangkap jaring ambai. penelitian ini dilakukan pada bulan juni 2019. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan wawancara berdasarkan kuesioner serta mengikuti langsung kegiatan nelayan ketika mendaratkan hasil tangkapan. analisis data menggunakan analisis laju tangkap. hasil penelitian ini menunjukkan hasil tangkapan utama lebih mendominansi yaitu sebanyak 75% dan hasil tangkapan sampingan sebanyak 28%. terdapat 5 spesies yang menjadi tangkapan sampingan ekonomis tinggi dan 9 spesies yang menjadi hasil tangkapan sampingan ekonomis rendah. sedangkan untuk nilai laju tangkap dari kedua hasil tangkapan yaitu 0,42 kg/jam untuk hasil tangkapan utama dan 0,16 kg/jam untuk hasil tangkapan sampingan. kata kunci : jaring ambai, hasil tangkapan utama, hasil tangkapan sampingan, perbandingan, laju tangkap.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN (BYCATCH) ALAT TANGKAP JARING AMBAI DI KRUENG JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA. Banda Aceh FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019
Baca Juga : KAJIAN HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN (BY CATCH) ALAT TANGKAP JARING INSANG DI GAMPONG DEAH RAYA, KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH (Nisa Ulkhaira, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (GILLNET) DI DESA BANTAYAN, KECAMATAN SEUNUDDON, KABUPATEN ACEH UTARA (RAHMAWATI, 2022)