Terdapat tiga sistem budidaya udang yang dilakukan yaitu, tradisional, semi intensif dan intensif. pada dasarnya ke 3 sistem tambak ini memiliki perbedaan yang terletak pada struktur fisik tambak, penggunaan teknologi, dan jumlah pemberian pakan serta obat-obatan. dalam budidaya udang masing-masing sistem memiliki perbedaan biaya yang digunakan. struktur biaya pada ketiga sistem budidaya udang ini dapat menentukan tingkat pendapatan petambak yang diperolehnya. apabila para petambak efesien dalam pengelolaan biaya maka hasil yang didapatkan akan lebih tinggi dari biaya yang dikeluarkan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur biaya dari tiga sistem budidaya tambak udang tersebut. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa biaya tetap (fixed cost) tertinggi selama budidaya adalah sistem intensif, selanjutnya secara berurutan yaitu semi intensif dan tradisional vaname serta windu. sedangkan biaya tidak tetap (variabel cost) tertinggi selama budidaya adalah sistem intensif, selanjutnya secara berurutan yaitu semi intensif dan tradisional vaname serta windu. total biaya produksi (total cost) tertinggi selama masa budidaya adalah sistem intensif, selanjutnya secara berurutan yaitu semi intensif dan tradisional vaname serta windu. total penerimaan (total revenue) tertinggi selama masa budidaya yaitu sistem intensif, kemudian secara berurutan yaitu semi intensif dan tradisional vaname serta windu. setelah dilakukan analisis pendapatan maka didapatkan total pendapatan tertinggi selama masa budidaya yaitu sistem tradisional vaname kemudian tradisional windu, sedangkan semi intensif dan intensif mengalami kerugian.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR BIAYA PADA TIGA SISTEM BUDIDAYA UDANG PASCA TSUNAMI DI ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : ANALISIS USAHA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) SISTEM INTENSIF DI CV FARM TWK IBRAHIM, ALUE NAGA (MAYA ELFIRA, 2020)
Abstract
Baca Juga : PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS NELAYAN PRA DAN PASCA TSUNAMI DL PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LAMPULO NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Ervinza Paratika, 2024)