Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
AZWARDI, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP NELAYAN KECIL YANG MENANGKAP IKAN MENGGUNAKAN MINI TRAWL (STUDI DI KABUPATEN ACEH UTARA DAN KABUPATEN ACEH BARAT). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019

Penegakan hukum terhadap nelayan kecil yang menangkap ikan menggunakan mini trawl (studi di kabupaten aceh utara dan kabupaten aceh barat) azwardi teuku muttaqien m. adli abstrak mini trawl yang digunakan oleh sebagian nelayan lokal di indonesia, disamping melanggar hukum negara dan hukum lokal, juga menimbulkan dampak serius lainnya terhadap fungsi lingkungan. mini trawl menggunakan alat tangkap berat yang diletakkan di dasar laut, hal itu menyebabkan kehancuran ekosistem laut yaitu kerusakan terumbu karang yang merupakan habitat ikan dan juga merusak rumput laut. akan tetapi penegakan hukum bagi nelayan kecil yang menggunakan alat tangkap mini trawl di kabupaten aceh utara dan kabupaten aceh barat berbeda. penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penegakan hukum bagi nelayan kecil yang menggunakan alat tangkap mini trawl, hambatan pemerintah dalam memberikan pemahaman bagi nelayan kecil dengan menggunakan alat mini trawl dan upaya pemerintah terhadap penyelesaian bagi nelayan kecil yang menggunakan alat tangkap mini trawl. metode penelitian yang digunakan alah metode penelitian yuridis empiris yaitu penelitian hukum mengenai pemberlakukan atau implementasi ketentuan hukum normative secara in actionpada setiap perittiwa hukum tertentu yang terhadi dalam masyarakat. data yang digunakan adalah data primer, data skunder serta pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, studi dokumen dan wawancara. pengolahan data dilakukan dengan cara pemeriksaan data, seleksi data, klarifikasi data dan sistematika data. data yang telah diolah kemudian dianalisis dengan menggunakan cara analisis deskriptif kualitatif. hasilpenelitianmenunjukkanbahwapenegakan hukum bagi nelayan kecil yang menggunakan alat tangkap mini trawladalah secara represif terhadap nelayan di kabupaten aceh barat dan secara preventif di kabupaten aceh utara.. hambatan pemerintah dalam memberikan pemahaman bagi nelayan kecil dengan menggunakan alat minitrawl adalah rendahnya kesadaran hukum nelayan kecil, kurangnya sarana dan prasaranaoperasionalpenunjang, dan belum adanya operasi pengamanan secara rutin, terpadu, dan terkoordinasi. upaya pemerintah terhadap penyelesaian bagi nelayan kecil yang menggunakan alat tangkap minitrawladalah dengan memberikan sosialisasi, penyuluhan hukum terhadap masyarakat. disarankan kepada aparat penegak hukum, dinas kelautan dan perikanan serta panglima laut untuk terus memberikan himbauan kepada nelayan yang menggunakan mini trawl. terhadap kementerian kelautan dan perikanan beserta pemerintah daerah untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan alat tangkap ikan bagi nelayan kecil yang ramah lingkungan. dan diharapkan pemerintah pusat melakukan pelatihan bersama untuk mengurangi kualitas sumber daya manusia, serta menganggarkan anggaran untuk memenuhi sarana dan prasarana operasional penunjang, dan serta untuk operasi pengamanan secara rutin, terpadu, dan terkoordinasi guna mengatasi hambatan dimaksud. kata kunci :penegakanhukum, nelayan kecil, mini trawl.



Abstract



    SERVICES DESK