Pada tahun 2017 sampai 2018 pt mifa bersaudara menggunakan settling pond wmp 09 untuk proses pengolahan air tambangnya. wmp 09 memiliki kompartemen sebanyak 3 kolam pengendapan. permasalahan air tambang yang dihadapi pt mifa bersaudara dalah tingkat parameter total suspended solid (tss) yang melebihi baku mutu air. pada proses pengolahan air tambang agar menjadi jernih dan berada dalam baku mutu saat dialirkan keluar tambang, pt mifa bersaudara menggunakan koagulan aluminium sulfat atau tawas. proses penjernihan air ini pt mifa bersaudara menggunakan dosis tawas 0,06 g/l. pada penelitian berdasarkan metode jar test, didapat dosis tawas 0,05 g/l dapat menurunkan tingkat kekeruhan air sampai berada dalam baku mutu tss sebesar 135 mg/l selama 4 jam pengendapan. removal efficiency dengan dosis 0,05 gr/l didapat sebesar 87%. dengan dosis 0,05 g/l, dapat menghemat konsumsi tawas sebanyak 4.140,600 kg dan biaya sebesar rp 21.613.932 per bulan, atau konsumsi tawas sebanyak 50.377,304 kg dan biaya sebesar rp 262.969.527 per tahun. berdasarkan perbandingan fasa cair dan padat pada sample air, persentasenya didapat sebesar 94%:6%. debit air aktual pompa multiflo 380 dan sykes hh 150 didapat sebesar 864,114 m 3 /hari. dari data debit aktual dan persentase fasa cair dan padat dalam sampel air, waktu pengerukan endapan pada kompartemen i paling cepat dilakukan pada hari ke-9. kata kunci: koagulan aluminium sulfat, total suspended solid (tss), jar test, settling pond
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI BIAYA DAN KEGIATAN PENGOLAHAN AIR TAMBANG PADA SETTLING POND WMP 09 DI PT MIFA BERSAUDARA, ACEH BARAT. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : KONFLIK SOSIAL MASYARAKAT GAMPONG BALEE DI ACEH BARAT DENGAN PT. MIFA BERSUDARA (STUDI KASUS MASYARAKAT GAMPONG BALEE KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT) (NURWIRAHMATULLAH, 2020)