Penelitian tugas akhir dengan judul “perbandingan data gravity satellite dan gravity ground survey pada cekungan hidrokarbon di pulau timor” telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode gravity ground dan gravity satellite di pulau timor, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan penggunaan data gravity satellite terhadap data gravity ground. data gravity satellite yang digunakan berupa citra geodetic satellite (geosat) dan european remote sensing-1 (ers-1) dengan resolusi 1.5 km/px. sedangkan data gravity ground yang digunakan merupakan kumpulan dari delapan data observasi yang telah dilakukan di kepulauan timor selama empat dekade. data gravity satellite yang didapatkan berupa data anomali udara bebas hanya berasosiasi terhadap topografi, sehingga diperlukan koreksi bouguer dan koreksi terrain untuk memperoleh anomali bouguer lengkap. distribusi nilai anomali bouguer lengkap data gravity ground berkisar -66 mgal sampai 222 mgal, sedangkan untuk data gravity satellite mempunyai interval nilai -75 mgal sampai 185 mgal. berdasarkan pola persebaran anomali, anomali bouguer lengkap dari kedua data gravity mempunyai distribusi anomali yang menyerupai, dengan anomali tinggi berada di utara dan anomali rendah berada pada bagian selatan pulau timor. berdasarkan lintasan sayatan pertama dan kedua masing-masing teridentifikasi tiga stuktur patahan, dan lintasan sayatan ketiga teridentifikasi dua patahan, dan lintasan terakhir terdapat satu struktur antiklin. kata kunci: gravity satellite, gravity ground, pulau timor
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN DATA GRAVITY SATELLITE DAN GRAVITY GROUND SURVEY PADA CEKUNGAN HIDROKARBON DI PULAU TIMOR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : PERANCANGAN SOFTWARE INTERAKTIF UNTUK PERHITUNGAN GRADIEN HORIZONTAL ANOMALI GAYA BERAT (Amir Asyqari, 2017)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PETROFISIKA PADA RESERVOAR ALFA BERDASARKAN DATA WELL LOG LAPANGAN “X” CEKUNGAN SUMATERA UTARA (Mayriska Husna, 2024)