Pada umumnya beton memberikan baja tulangan tingkat perlindungan yang tinggi terhadap korosi. alasan utama untuk hal ini adalah faktor semen yang merupakan konstituen dari beton dan memberikan efek alkali sehingga dapat mencegah korosi pada baja tulangan, tetapi sampai saat ini baja tulangan dalam beton masih dapat terkorosi apabila terpapar di lingkungan yang agresif. oleh karena itu, kegagalan dini bisa terjadi pada bangunan karena korosi yang terjadi pada baja tulangan. salah satu metode untuk mengendalikan korosi adalah sistem proteksi katodik dengan anoda korban. peneliti sebelumnya telah melakukan kajian tentang proteksi katodik dengan anoda korban zn. namun, pengaruh dari stray current terhadap tulangan beton belum dilaporkan. oleh karena itu perlu diteliti lebih lanjut tentang fenomena stray current. penelitian ini bertujuan mempelajari dampak fenomena stray current terhadap struktur tulangan beton yang tidak terproteksi oleh sistem proteksi katodik. ada tiga jenis spesimen digunakan, spesimen anodakatoda terhubung, anoda-katoda tidak terhubung, dan anoda-katoda terhubung pada tulangan pertama. dimensi spesimen memiliki panjang 100 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 10 cm. pada penelitian ini profometer 5+ digunakan untuk menentukan letak baja tulangan pada beton. pengukuran potensial korosi dilakukan dalam dua minggu sekali dengan menggunakan alat halfcell potential meter dan mengacu pada astm c876. semua spesimen mendapatkan perlakuan perendaman terhadap media rendaman larutan nacl 3,5% selama ±24 jam dan selanjutnya di letakkan pada udara terbuka selama ± 24 jam, proses perlakuan ini disebut dengan wet-dry cycle. hasil pengukuran potensial korosi setelah 36 minggu wet-dry cycle menunjukkan bahwa spesimen dengan anoda-katoda terhubung memiliki nilai potensial rata-rata -883,66 mv, sedangkan spesimen anoda-katoda tidak terhubung memiliki nilai potensial rata-rata -505,44 mv. spesimen anoda-katoda terhubung pada tulangan pertama hanya terproteksi pada titik pengujian pertama, hal ini karena katoda terhubung lansung ke anoda. titik pengujian kedua pada spesimen ini masuk ke dalam kriteria proteksi, namun titik pengujian kedua tidak terhubung ke anoda dan menyebabkan terjadinya korosi stray current hingga tulangan ke sembilan. hal ini mengakibatkan korosi yang terjadi pada spesimen anoda-katoda terhubung pada tulangan pertama lebih tinggi dibandingkan spesimen anoda-katoda tidak terhubung. oleh karena itu, penggunaan sistem proteksi katodik anoda korban yang terhubung lansung ke seluruh tulangan dapat memproteksi tulangan beton dari korosi seperti yang diharapkan, serta dapat menghindari fenomena stray current pada tulangan beton.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS DAMPAK STRAY CURRENT TERHADAP TULANGAN BETON YANG TIDAK TERPROTEKSI SACRIFICIAL ANODE CATHODIC PROTECTION (SACP).. Banda Aceh FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019
Baca Juga : EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANODA KORBAN PADUAN ALUMUNIUM PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK BETON BERTULANG (CHANDRA EDWIN AL KHAIRON, 2021)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS POTENSIAL KOROSI PADA BETON BUSA BERTULANG BERANODA KORBAN MENGGUNAKAN HALF-CELL POTENTIAL MAPPING (MIRZA ASHADI P, 2019)