Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak ubi jalar ungu (ipomoea batatas l.) dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh setelah dibekukan. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 5 kelompok perlakuan. kelompok kontrol (p0) yaitu semen diencerkan dengan menggunakan sitrat kuning telur tanpa penambahan ekstrak ubi jalar ungu. kelompok perlakuan semen diencerkan dengan menggunakan sitrat kuning telur dengan penambahan ekstrak ubi jalar ungu 0,2 mg/100ml (p1), 0,4 mg/100ml (p2), 0,6 mg/100ml (p3) dan 0,8 mg/100ml (p4). selanjutnya semen dikemas menggunakan straw minitub dengan konsentrasi 25 juta per straw (0,25 ml). straw diekuilibrasi, kemudian dibekukan dalam uap n2 cair selama 15 menit, dan disimpan dalam kontainer nitrogen cair (-196·c). setelah 24 jam penyimpanan, semen diencerkan pada suhu 37?c selama 30 detik, kemudian diamati integritas membran plasma spermatozoa. data kualitas yang diperoleh dianalisa dengan analisys of variance (anova) pola satu arah yang dilanjutkan dengan uji duncan. rata-rata persentase integritas spermatozoa setelah pembekuan pada kelompok p0, p1, p2, p3 dan p4 secara persentase mpu spermatozoa adalah 42,73 ± 4,43 %, 48,69 ± 2,95 %, 50,72 ± 5,16 %, 43,87 ± 2,30 % dan 37,63 ± 3,80%. hasil analisis statistik menunjukkan bahwa integritas membran plasma spermatozoa pada semua kelompok perlakuan berbeda secara nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH DIBEKUKAN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : PENGARUH KONSENTRASI KUNING TELUR ANGSA DALAM MEDIUM SITRAT DAN LAMA WAKTU PENDINGINAN PADA SUHU 5 TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH (SAFIRA MUSTAQILLA, 2017)
Abstract
Baca Juga : INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH PASCA PEMBEKUAN DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DENGAN WAKTU EKUILIBRASI YANG BERBEDA (Nikhofebri Hidayat, 2018)