Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi ekstrak air daun sernai (wedelia biflora) sebagai antinyeri. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola split plot untuk menganalisis nyeri dengan metode hot plate, sedangkan metode abdominal writhing mengunakan pola one way, terdiri atas 5 kelompok. kontrol negatif diberi akuades (p0), kontrol positif diberi asam mefenamat (p1), dan kelompok (p2, p3, p4) berturut-turut diberi ekstrak air daun sernai dengan konsentrasi 50%, 75%, dan 100%. jumlah hewan coba sebanyak 30 ekor mencit. waktu repon diamati pada metode hot plate mulai menit 10’, 30’, 60’, 90’, sedangkan metode abdominal writhing, menghitung jumlah geliat. data dianalisis dengan anava dan uji duncan. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak air daun sernai dengan berbagai tingkatan konsentrasi memiliki pengaruh yang nyata (p0,05) dengan p1, berbeda nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
POTENSI EKSTRAK AIR DAUN SERNAI (WEDELIA BIFLORA)SEBAGAI ANTINYERI PADA MENCIT (MUS MUSCULUS). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2014
Baca Juga : POTENSI EKSTRAK METANOL DAUN SERNAI (WEDELIA BIFLORA) SEBAGAI ANTIPIRETIK PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (Ririn Angeliarni Ariesari, 2016)
Abstract
Baca Juga : UJI ANTIPIRETIK EKSTRAK N-HEKSAN DAUN SERNAI (WEDELIA BIFLORA) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (Teuku Rafsanjani, 2015)