Histologi dan histomorfometri kulit ular air pelangi (enhydris enhydris) abstrak penelitian ini bertujuan mengetahui struktur histologi dan histomorfometri kulit ular air pelangi (enhydris enhydris). sampel yang digunakan adalah kulit ular bagian dorsal, ventral, lateral diamati dengan metode histologi eksplorasi dan histomorfometri diamati dengan menggunakan toupview program. pengamatan histologi dilakukan setelah pembuatan preparat histologi yang diwarnai dengan hematoksilin-eosin (he) dan masson trichrome. hasil penelitian menunjukkan struktur histologi kulit ular air pelangi terdiri atas dua lapisan yaitu epidermis dan dermis. epidermis tersusun atas lapisan oberhautchen, lapisan ?-keratin, lapisan mesos, dan lapisan ?-keratin. dermis terdiri atas lapisan terluar disebut stratum laxum (stratum spongiosum) dan lapisan dalam disebut stratum compactum. hasil pengukuran ketebalan lapisan epidermis dan dermis pada bagian dorsal, abdomen dan lateral diperoleh hasil bahwa epidermis pada bagian dorsal memiliki ketebalan 31,85±13,65µm, bagian ventral 46,66±6,54 µm, dan pada bagian lateral 43,33±14,99 µm. hasil pengukuran lapisan dermis pada bagian dorsal memiliki ketebalan 248,33±15,69 µm, bagian ventral 272,59±20,97 µm, dan bagian lateral 244,44±26,59 µm. secara histologi tidak terdapat perbedaan antara struktur kulit ular air pelangi dengan kulit ular lainnya. pada kulit ular air pelangi tidak ditemukan lapisan lacunar dan lapisan bening di bagian epidermis. secara histomorfometri terdapat perbedaan ketebalan lapisan epidermis dan dermis pada bagian dorsal, ventral dan lateral. kata kunci : ular, reptil, kulit, histologi, histomorfometri,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HISTOLOGI DAN HISTOMORFOMETRI KULIT ULAR AIR PELANGI ( ENHYDRIS ENHYDRIS). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : GAMBARAN HISTOLOGI SISTEM PENCERNAAN ULAR AIR (ENHYDRIS ENHYDRIS) (Lena Maulidar, 2019)
Abstract
Baca Juga : HISTOMORFOMETRI UTERUS SAPI ACEH YANG MENGALAMI REPEAT BREEDING (FIRSCHILIA NURUL S, 2018)