Nyeri pada neonatus masih belum menjadi perhatian khusus oleh petugas kesehatan. hal ini disebabkan mereka belum mampu mengungkapkan nyeri secara verbal. jika nyeri tidak ditangani, hal ini akan berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan neonatus di masa mendatang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skala nyeri pada neonatus di ruang nicu rsud dr. zainoel abidin banda aceh. jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif melalui pendekatan cross sectional study. populasi pada penelitian ini adalah semua neonatus yang dirawat di ruang nicu pada bulan mei-juni 2019. sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden yang didapatkan dengan metode quota sampling. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala penilaian terdiri dari 6 komponen dalam skala pengkajian nyeri nips (neonatal infant pain scale). metode analisis data menggunakan analisa univariat. hasil penelitian menunjukkan skala nyeri pada neonatus yang dirawat di ruang nicu rsud dr. zainoel abidin mayoritasnya mengalami nyeri berat yaitu 26 responden (86,7%). ditinjau berdasarkan parameter, ekspresi wajah neonatus berada pada kategori nyeri sebanyak 30 responden (100%), pola napas dan gerakan kaki berada pada kategori nyeri sebanyak 29 responden (96,7%), begitu juga dengan gerakan lengan dan kondisi umum neonatus berada pada kategori nyeri sebanyak 26 responden (86,7%). khusus parameter menangis, mayoritas neonatus berada pada kategori sangat nyeri sebanyak 20 responden (66,7%). disarankan kepada rumah sakit untuk dapat mengembangkan dan menerapkan sop pengkajian nyeri khusus bagi neonatus.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN SKALA NYERI PADA NEONATUS DI RUANG NICU RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh fakultas keperawatan universitas syiah kuala,2019
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR RISIKO MORTALITAS PADA NEONATUS DENGAN MENGGUNAKAN SKORING SNAPPE-II DI NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Sri Rezeki, 2024)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN FAKTOR RISIKO TULI KONGENITAL DENGAN HASIL SKRINING PEMERIKSAAN OTOAUCOUSTIC EMISSION PADA NEONATUS DI RSUDZA BANDA ACEH (Srifia Wardianti, 2022)