Abstrak gagal ginjal kronik (ggk) merupakan salah satu penyebab mortalitas tinggi, karena tubuh mengalami kegagalan dalam mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan, dan elektrolit. pasien ggk harus menjalani hemodialisa untuk mengeluarkan ureum dan kreatinin yang tinggi serta zat toksik tubuh lainnya. banyaknya waktu yang dihabiskan untuk menjalani hemodialisa berdampak pada terbatasnya aktivitas dan menurunnya kehidupan sosial pasien. hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah psikologis, salah satunya stres. perasaan stres pada pasien yang menjalani hemodialisa berdampak pada kualitas tidurnya.tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan kualitas tidur pada pasien yang menjalani hemodialisa. jenis penelitian adalah studi korelasi dengan desain cross sectional study. populasi pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani hemodialisa di instalasi dialisis rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh. teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 145 responden. teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner perceived stress scale (pss) dan pittsburgh sleep quality index (psqi). analisa data menggunakan uji chi square dengan nilai p=0,000 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA DI INSTALASI DIALISIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh fakultas keperawatan universitas syiah kuala,2019
Baca Juga : HUBUNGAN PERAN PERAWAT PELAKSANA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2014 (RIDHA MUTIA, 2015)