Teknik identifikasi jenis mineral tanah telah banyak dikembangkan. salah satu di antara teknik identifikasi mineral tanah yang telah sering digunakan adalah analisis difraksi sinar-x. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis mineral liat pada tanah ordo inceptisol di lahan kering kabupaten aceh besar dengan menggunakan difraksi sinar-x. sampel tanah diambil pada setiap lapisan horizon dari dua profil tanah ordo inceptisol yaitu oxic haplustept blang bintang dan oxic dystrudept dari desa cucum. sebelum dianalisis, sampel tanah dikeringanginkan selama dua minggu dan kemudian digerus dan disaring dengan ayakan 0,5 mm. analisis mineral dilakukan di laboratorium fisika material fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam universitas syiah kuala, banda aceh. identifikasi jenis mineral dominan didasarkan pada puncak dari kurva difraktogram yang dihasilkan dari analisis sinar-x.hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi dan jenis mineral yang mendominasi tanah ordo inceptisol aceh besar bervariasi antar subgroup tanah. pada inceptisol blang bintang, mineral tanah didominasi oleh beberapa jenis mineral yaitu feldspar, kaolinit, gibsit, goethit, dan nakrit, sedangkan pada inceptisol cucum didominasi oleh mineral paligorskit, gibsit, dan feldspar. berdasarkan jenis mineral tersebut, maka kualitas tanah ordo inceptisol aceh besar tergolong rendah karena banyak mengandung mineral sekunder yang memiliki kapasitas tukar kation (ktk) yang rendah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI MINERAL TANAH DENGAN DIFRAKSI SINAR-X PADA BEBERAPA ORDO TANAH DI LAHAN KERING ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : IDENTIFIKASI FRAKSI - FRAKSI FE, AL, DAN SI AMORF DENGAN EKSTRAKSI ASAM AMMONIUM OKSALAT PADA BEBERAPA ORDO TANAH DI LAHAN KERIMG ACEH BESAR (Ikhwani Fitri, 2019)
Abstract
Baca Juga : KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN VERIFIKASI KLASIFIKASI TANAH ALUVIAL, REGOSOL, DAN LITOSOL MENURUT SISTEM SOIL TAXONOMY RNDI KABUPATEN ACEH BESAR (AYU ARA PUTRI GAYO, 2022)