Penentuan pola dan jadwal tanam yang sesuai dengan ketersediaan dan kebutuhan air irigasi merupakan hal yang penting pada suatu daerah irigasi. pemberian air irigasi pada daerah irigasi (d.i) krueng jreu masih kurang efektif pada musim kemarau, sehingga perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap pola dan jadwal tanam yang ada pada daerah irigasi tersebut dengan mempertimbangkan faktor k. untuk mencapai optimasi maka dilakukan dengan simulasi pola dan jadwal tanam menggunakan faktor k. optimasi pola dan jadwal tanam ditentukan berdasarkan frekuensi faktor k 15 harian > 0,75 terbanyak. pola dan jadwal tanam terbaik untuk daerah irigasi krueng jreu adalah pola tanam padi-padi-kedelai dengan masa awal tanam mt i pada juli ii, masa awal tanam mt ii pada november ii dan masa awal tanam mt iii pada maret ii, dengan frekuensi faktor k > 0,75 sebanyak 15 kali, faktor k dengan rentang 0,50 – 0,75 sebanyak 3 kali dan faktor k dengan < 0,25 sebanyak 4 kali. penerapan pola dan jadwal tanam terpilih dilakukan dengan pembagian air pada saat faktor k < 0,75 kedalam tiga golongan, yaitu golongan i terdiri dari sekunder menara dan sekunder irigasi krueng aceh extension, golongan ii terdiri dari sekunder krueng jreu kiri dan golongan iii terdiri dari sekunder kayee, sekunder lamkrah dan sekunder inong.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
SIMULASI POLA DAN JADWAL TANAM MENGGUNAKAN FAKTOR K UNTUK OPTIMASI OPERASI JARINGAN IRIGASI DI DAERAH IRIGASI (D.I) KRUENG JREU. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : EVALUASI KINERJA SISTEM JARINGAN IRIGASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE MASSCOTE (MAPPING SYSTEM AND SERVICE FOR CANAL OPERATION TECHNIQUE ) STUDI KASUS DAERAH IRIGASI KRUENG JREU KABUPATEN ACEH BESAR (Tursina Hasnah, 2021)
Abstract
Baca Juga : STUDI PENINGKATAN INTENSITAS LUAS DAN POLATANAM PADA DAERAH IRIGASI KRUENG JREU (Faisal, 2018)