Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rizki Akbar Siagian, IMUNOLOKALISASI DAN EKSPRESI RESEPTOR ESTROGEN ALPHA (ER?) DAN PROGESTERON A (PR-A) PADA OVIDUCT SAPI ACEH REPEAT BREEDING DAN NON REPEAT BREEDING. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019

Imunolokalisasi dan ekspresi reseptor estrogen alpha (er?) dan progesteron a (pr-a) pada oviduct sapi aceh repeat breeding dan non repeat breeding abstrak repeat breeding adalah suatu kondisi pada sapi betina yang memiliki siklus estrus normal namun tidak berhasil bunting walaupun telah dikawinkan lebih dari tiga kali dengan pejantan fertil. penelitian ini bertujuan mengamati dan mengidentifikasi sebaran reseptor estrogen alpha (er?) dan progesteron a (pr-a) pada oviduct sapi aceh yang mengalami repeat breeding (rb) dan fertil (non rb) secara imunohistokimia. sampel yang digunakan adalah oviduct sapi aceh rb (n=3) dan non rb (n=3). seluruh sampel diproses menjadi preparat histologis dan dilakukan pewarnaan dengan metode imunohistokimia (ihk) untuk melokalisasi keberadaan reseptor er? dan pr-a pada jaringan oviduct kedua kelompok sapi aceh tersebut. hasil pengamatan dianalisis dengan metode skoring intensitas (intensity score) terhadap ekspresi er? dan pr-a, sedangkan untuk mengetahui perbedaan ekspresi er? dan pr-a pada oviduct sapi aceh rb dan non rb dianalisis dengan uji mann whitney u test. hasil penelitian menunjukkan bahwa er? pada oviduct sapi aceh rb dan non rb terekspresi kuat pada lamina epitelia (skor 3), lamina propria (skor 3) dan intensitas sedang pada lapisan muskularis (skor 2). sedangkan sebaran reseptor pr-a ditemukan ekspresi lemah pada lamina epitelia (skor 1), intensitas sedang pada lamina propria (skor 2) dan intensitas lemah lapisan musukularis (skor 1) oviduct sapi aceh rb. pada oviduct sapi aceh non rb, reseptor pr-a hanya terekspresi di lamina epithelial dan lamina propria dengan intensitas lemah (skor 1). berdasarkan uji statistik, tidak ada perbedaan ekspresi reseptor er? dan pr-a pada lamina epitelia, lamina propria, dan lapisan muskularis oviduct sapi aceh rb dan non rb (p>0,05). kesimpulan penelitian ini adalah ekspresi er? dan pr-a dapat dideteksi pada jaringan oviduct sapi aceh rb dan non rb secara imunohistokimia, namun ekspresi kedua reseptor tersebut tidak berbeda. kata kunci: oviduct, reseptor estrogen alpha (er?), reseptor progesteron a (pr-a), repeat breeding, sapi aceh.



Abstract



    SERVICES DESK