Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nurul Fitri, PERBANDINGAN PERILAKU BERSARANG ORANGUTAN SUMATERA JANTAN DAN BETINA (PONGO ABELII) DI STASIUN REINTRODUKSI ORANGUTAN JANTHO, ACEH BESAR. Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019

Penelitian tentang “perbandingan perilaku bersarang orangutan sumatera jantan dan betina (pongo abelii)” telah dilakukan di stasiun reintroduksi orangutan jantho, kabupaten aceh besar mulai mei sampai dengan september 2018. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku bersarang berdasarkan perbandingan antara sarang orangutan jantan dan betina (pongo abelii). penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode focal animal sampling. parameter yang diukur yaitu alokasi waktu pembuatan sarang (menit), tinggi sarang dengan kategori 5+ (5-10 m), 10+ (10-15 m), 15+ (15-20m), 20+ (20-25 m), 25+ (25-30 m), dan 30+ (30-35 m), posisi sarang yang meliputi posisi 0 (terletak dipermukaan tanah), 1(terletak diujung percabangan), 3 (terletak dipuncak pohon), 4 (terletak diantara dua pohon), dan jenis pohon sarang yang digunakan oleh orangutan untuk membuat sarang. hasil penelitian menunjukan bahwa alokasi waktu pembuatan sarang pada orangutan jantan yaitu selama 2-5 menit, dan pada orangutan betina yaitu selama 2-6 menit. ketinggian sarang yang dipilih oleh orangutan jantan berada pada kategori 10+ hingga 25+, sedangkan orangutan betina berada pada kategori 5+ hingga 15+. orangutan jantan lebih dominan menggunakan sarang posisi 1 dan 3, sedangkan orangutan betina baik anak maupun remaja lebih dominan menggunakan sarang posisi 2. jenis pohon yang digunakan untuk membuat sarang yaitu dari famili nyssaceae, moraceae, sapindaceae, myristicaceae, euphorbiaceae, annonaceae, dilleniaceae, sterculiaceae, lauraceae, dan staphyliaceae. kata kunci: orangutan sumatera (pongo abelii) jantan dan betina, perilaku bersarang, reintroduksi, jantho. the research about “comparison of nesting behavior between male and female sumateran orangutan (pongo abelii)” had been done in orangutan reintroduction station of jantho, aceh besar district from mei to september 2018. this research aimed to know the diferences of nesting behavior based on nest comparison between male and female orangutan (pongo abelii). the research was conducted by using the focal animal sampling method. measured parameters were height of nest with a category 5+ (5-10 m), 10+ (10-15 m), 15+ (15-20m), 20+ (20-25 m), 25+ (25-30 m), dan 30+ (30-35 m), the nest position which distinguished to position 0 (on the ground level), 1 (the base of brancing), 2 (at end of branch), 3 (on top of tree), and 4 (located between two trees), and species of trees that used for nesting. the results of research showed that allocation of the nesting time were in male orangutan is during 2 to 5 minutes, and were in female orangutan is during 2 to 6 minutes. height of the nest chosen by male orangutan were in 10+ to 25+, while female orangutan were in 5+ to 15+ category.the male orangutan more dominant using nest at position 1 and 3, while female orangutan both juvenile and adolenscents more dominant using nest at position 2. the tree family included nyssaceae, moraceae, sapindaceae, myristicaceae, euphorbiaceae, annonaceae, dilleniaceae, sterculiaceae, lauraceae, dan staphyliaceae. keywords: sumateran orangutan (pongo abelii) male and female, nesting behavior, reintroduction, jantho.



Abstract



    SERVICES DESK