Penelitian ini tentang segmentasi berbasis active contour untuk pengukuran diameter batu ginjal menggunakan citra computed tomography scan (ct-scan). tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan diameter batu ginjal yang lebih akurat berdasarkan jumlah piksel pada objek dibandingkan dengan pengukuran diameter secara manual. proses penentuan diameter batu ginjal dimulai dari pengkoleksian data citra, binerisasi, segmentasi dan perhitungan diameter. pengukuran diameter secara manual digunakan untuk mengetahui nilai skala yang diperlukan dalam menghitung diameter objek citra batu ginjal dalam satuan milimeter. hasil segmentasi terhadap 10 citra batu ginjal menunjukkan bahwa segmentasi yang dilakukan mampu meningkatkan kualitas citra batu ginjal secara lebih baik, sehingga mampu melakukan pengukuran diameter batu ginjal pada masing-masing citra ct-scan. selain itu, regresi linier antara pengukuran diameter manual dan pemodelan, menunjukkan bahwa koefisien determinasi (r2) sebesar 0,96. penelitian ini juga menunjukkan keuntungan pemodelan dalam pengukuran diameter batu ginjal, karena mampu melakukan pengukuran secara lebih akurat dan tidak berubah-ubah. kata kunci: diameter batu ginjal, active contour, segmentasi, citra ct-scan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TEKNIK SEGMENTASI BERBASIS ACTIVE CONTOUR UNTUK PENGUKURAN DIAMETER BATU GINJAL MENGGUNAKAN CITRA COMPUTED TOMOGRAPHY SCAN (CT-SCAN). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : SEGMENTASI DAN PENENTUAN LUAS CITRA OTAK PADA KASUS STROKE DENGAN METODE ACTIVE CONTOUR DAN K-MEANS CLUSTERING (Amalia Azzarah Rizlin, 2024)
Abstract
Baca Juga : DETEKSI DAN MENGHITUNG LUAR AREA KANKER PADA CITRA CT-SCAN ORGAN PARU MENGGUNAKAN MATLAB (MAYA ANDINA, 2020)