Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “pengaruh kesadaran kesehatan, nilai yang dirasakan, keamanan pangan dan harga terhadap niat beli ulang pada konsumen pizza hut di kota banda aceh” teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan kriteria, yaitu masyarakat kota banda aceh, yang berkunjung ke pizza hut di kota banda aceh. metode penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. kuesioner yang berhasil dianalisis sebanyak 128 kuesioner. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling, teknik ini digunakan dikarenakan profitabilitas elemen dalam populasi untuk terpilih sebagai sampel tidak diketahui. regresi linier berganda digunakan sebagai metode analisis untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel yang terlibat. berdasarkan hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa bahwa variabel kesadaran kesehatan memiliki pengaruh kecil terhadap niat beli ulang pada konsumen pizza hut. hal ini terjadi karena konsumen melihat pada variabel lain seperti nilai yang dirasakan, keamanan pangan dan harga dalam hal niat beli ulang mereka pada produk pizza hut. kami menyarankan pizza hut agar lebih memperhatikan variabel kesadaran kesehatan, variabel tersebut akan menumbuhkan pasar mereka dari konsumen yang peduli tentang gaya hidup peduli kesehatan. kata kunci : kesadaran kesehatan, nilai yang dirasakan, keamanan pangan, harga, niat beli ulang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KESADARAN KESEHATAN, NILAI YANG DIRASAKAN, KEAMANAN PANGAN DAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PADA KONSUMEN PIZZA HUT DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019
Baca Juga : PENGARUH CITRA TOKO DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP NIAT PEMBELIAN PRIVATE LABEL BRANDS DENGAN KESADARAN HARGA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI KASUS PADA KONSUMEN INDOMARET KOTA BANDA ACEH) (Yuni Wulandari, 2016)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN MEMILIH RESTORAN PIZZA HUT DI KOTA BANDA ACEH (Agussalim mutiara, 2024)