Aceh merupakan daerah rawan bencana alam, salah satunya longsor yang dapat menyebabkan kerugian bagi manusia, terutama pada daerah dekat pemukiman dan infrastruktur. untuk meminimalisir dampak yang tejadi, diperlukan suatu analisis untuk mengetahui potensi terjadinya gerakan tanah dengan melihat faktor keamanan lereng. penelitian ini terdiri atas pemetaan geologi dan analisis stabilitas lereng. penelitian geologi dilakukan untuk melihat persebaran litologi pada lokasi penelitian dan menentukan lokasi lereng yang memiliki potensi dampak bencana longsor terhadap infrastruktur, sedangkan analisis stabilitas lereng dilakukan untuk mengukur stabilitas lereng pada lokasi penelitian. adapun hasil dari penelitian menunjukan persebaran litologi batuan terdiri atas satuan batupasir karbonatan, satuan batupasir sisipan batulempung, satuan batulempung pasiran dan satuan aluvium. sedangkan berdasarkan perhitungan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode fellenius, asumsi bidang gelincir menunjukan nilai faktor keamanan terbagi tiga asumsi yaitu gerakan tanah jarang terjadi dengan nilai faktor keamanan sebesar 1,75 dan 1,77 dan gerakan tanah sangat jarang terjadi dengan nilai faktor keamaan 2,79. adapun analisis stabilitas lereng dengan menggunakan pemodelan komputer dengan metode bishop (geo slope/ w 2012) terdapat tiga asumsi bidang gelincir yaitu gerakan tanah jarang terjadi dengan nilai 1,88 dan 1,89 dan gerakan tanah sangat jarang terjadi dengan nilai 3,02. kata kunci: geologi, lereng, faktor keamanan, metode fellinius, metode geo slope/ w 2012
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS STABILITAS LERENG DI DESA SIRON KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR DENGAN METODE FELLENIUS DAN PEMODELAN KOMPUTER.. Banda Aceh FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019
Baca Juga : PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING (RMR) DI KECAMATAN GEUMPANG DAN SEKITARNYA,RNPIDIE, PROVINSI ACEH (Ibrahim, 2025)