Pada proses permesinan terdapat parameter-parameter yang menyebabkan terjadinya penyimpangan, parameter tersebut seperti kondisi pemotongan, putaran spindel dan temperatur. salah satu penyimpangan yang terjadi adalah kekasaran permukaan. kekasaran pemukaan merupakan hal yang perlu diketahui nilainya agar dapat menghasilkan produk yang sesuai standar. tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan akibat pengaruh kondisi pemotongan. pada penelitian ini menggunakan pahat potong jenis karbida 2 flute berdiameter 10 mm, benda kerja yang digunakan baja karbon sedang berdiameter 50,8 mm, menggunakan mesin cnc milling headman zxk-32b proses helical interpolation, alat ukur kekasaran yang digunakan adalah surftest sv-400 mitutoyo, penelitian ini menggunakan kecepatan makan (vf) 121, 135, 151, dan 167 (mm/min), kedalaman potong (a) 0,1 0,25 0,5 dan 0,75(mm) dan feeding (f) 0,025 (mm/putaran) hasil penelitian di dapat nilai penyimpangan kekasaran permukaan terendah pada kecepatan makan (vf) 167 mm/min finishing 0,1 mm yaitu 0.34 ?m dan nilai tertinggi pada (vf) 121 mm/min dan finishing 0,75 mm sebesar 0,91 ?m.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGUJIAN KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA PROSES HELICAL INTERPOLATION CUTTING MENGGUNAKAN MATA PAHAT ENDMILL KARBIDA 2 FLUTE PADA MESIN CNC HEADMAN ZXK-32B. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : ANALISIS PERBANDINGAN KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA METODE UP MILLING DAN DOWN MILLING DENGAN PROSES HELICAL INTERPOLATION CUTTING PADA MESIN CNC AGMA A8 (RIZKY JUNIANSYAH, 2019)