Tumbuhan kuda-kuda (lannea coromandelica) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki aktivitas antibakteri. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang kuda-kuda terhadap methicillin resistant staphylococcus aureus (mrsa). penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 6 kelompok perlakuan yang teridri dari ekstrak etanol kulit batang kuda-kuda konsentrasi 10%, 20%, 40%, 80%, kontrol positif (vancomycin 30 µg) dan control negatif (akuades steril) dengan pengulangan masing-masing dillakukan sebanyak 4 kali. ekstrak etanol kulit batang kuda-kuda diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%. uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram kirby bauer. data dianalisis dengan analisis of variance (anova) dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (bnt). hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang kuda-kuda konsentrasi 10%, 20%, 40%, dan 80% memberi zona hambat rata-rata terhadap pertumbuhan mrsa masing-masing sebesar 11,075 mm, 11,837 mm, 12,787 mm, dan 13,8 mm. hasil ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit batang kuda-kuda dapat menghambat pertumbuhan mrsa. semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar zona hambat yang terbentuk. kata kunci: kulit batang kuda-kuda (lannea coromandelica), methicillin-resistant staphylococcus aureus (mrsa), aktivitas antibakteri
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KUDA-KUDA (LANNEA COROMANDELICA) TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK TUMBUHAN JAMBU METE (ANACARDIUM OCCIDENTALE L.) DAN BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA L.) TERHADAP METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) (Dili Rachmayani, 2022)