Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan tambak budidaya berdasarkan parameter kualitas air dan produktivitas sekunder pada kawasan mangrove. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling untuk pengambilan data parameter kualitas air (do, ph, suhu, salinitas, kecerahan, nitrat, dan fosfat). penentuan kesesuaian lahan tambak menggunakan metode skoring yaitu, parameter kualitas air masing-masing diberi bobot dan skor yang kemudian dibedakan menjadi 4 kelas kesesuaian lahan yaitu kelas s1 (sangat sesuai), s2 (cukup sesuai), s3 (sesuai bersyarat), dan ts (tidak sesuai). pengambilan data dilakukan pada bulan juli – agustus 2018 dengan 6 stasiun pengamatan di daerah kabupaten aceh besar. berdasarkan hasil penelitian ditemukan 7 spesies ikan dengan kelimpahan ikan terbanyak berjumlah 104 individu berasal dari spesies mugil cephalus. indeks keanekaragaman ikan tertinggi terdapat pada stasiun ahmad rhang manyang sebesar 2,05. jenis zooplankton ditemukan dari spesies cyclops sp dan nauplius sp dengan kelimpahan terbanyak pada stasiun tibang dengan nilai 295,7 ind/l. indeks keanekaragaman zooplankton yang tertinggi terdapat pada stasiun ahmad rhang manyang dan tibang sebesar 0,65. data hasil penelitan yang sudah dikategorikan berdasarkan kriteria kelas kesesuaian menunjukkan bahwa stasiun 4 (tibang) merupakan kawasan yang sesuai sebagai lahan tambak budidaya. kata kunci : kesesuaian lahan, budidaya tambak, kawasan mangrove.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN TAMBAK BUDIDAYA BERDASARKAN KAJIAN KUALITAS AIR DAN PRODUKTIVITAS SEKUNDER PADA KAWASAN MANGROVE. Banda Aceh FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2019
Baca Juga : PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA TAMBAK MELALUI KAJIAN PRODUKTIVITAS PRIMER PADA KAWASAN MANGROVE PERAIRAN BARAT DAN TIMUR BANDA ACEH (Shinta Yunizar, 2019)