Menstruasi adalah proses keluarnya darah pervaginam secara siklik sebulan sekali pada seorang wanita. secara klinis pengertian dari menstruasi dinilai berdasarkan tiga indikator. pertama, siklus menstruasi, lama menstruasi, dan jumlah darah menstruasi yang keluar dalam suatu periode menstruasi. kontrasepsi terdiri dari kontrasepsi hormonal yaitu pil dan suntikan, sedangkan kontrasepsi non-hormonal yaitu intra uterine device (iud). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan non-hormonal dengan gangguan menstruasi pada wanita usia subur. jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. data diperoleh melalui teknik wawancara dari 50 responden, yang terbagi menjadi 25 responden pengguna kontrasepsi hormonal dan 25 responden yang menggunakan kontrasepsi non-hormonal. penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. hasil penelitian didapatkan data bahwa responden yang mengalami gangguan menstruasi sejumlah 30 orang (60%), sedangkan responden yang tidak mengalami gangguan menstruasi sejumlah 20 orang (40 %). hasil analisis data dengan menggunakan uji chi-square, didapatkan p value sebesar 0.043 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA WANITA USIA SUBUR. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN UTERUS ABNORMAL DI KECAMATAN SYIAH KUALA (Muhammad Ridwan Hafidz, 2025)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2011 (Rizki Amelia zuraida, 2023)