Nama : win bramahaga program studi : pendidikan dokter gigi judul : pengaruh pengeringan ampas tebu sebagai fiber reinforced composite terhadap flexural strength resin komposit. resin komposit nanofiller merupakan resin komposit yang memiliki daya tahan yang kuat, namun terdapat kekurangan yaitu mudah aus. salah satu upaya untuk meningkatkan kekuatan resin komposit nanofiller dibutuhkan penambahan fiber reinforced composite (frc). fiber yang sering digunakan adalah ultra high molecular weight polyethylene (uhmwpe). fiber ini memiliki kekurangan yaitu harganya sangat mahal, penggunaannya masih memerlukan proses kimiawi. oleh karena itu digunakan alternatif lain menggunakan serat alami yaitu ampas tebu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan flexural strength resin komposit dengan fiber ampas tebu pengeringan 3 dan 7 hari. total 20 spesimen dengan ukuran 2x2x25 mm di bagi menjadi 2 kelompok. data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis dengan uji mann-whitney. hasil analisis yang diperoleh menunjukkan tidak terdapat perbedaan flexural strength yang bermakna antara fiber ampas tebu pengeringan 3 hari dan fiber ampas tebu pengeringan 7 hari (p>0,05). kesimpulan pada penelitian ini tidak ada perbedaan flexural strength antara ampas tebu pengeringan 3 hari dan 7 hari. kata kunci : flexural strength, resin komposit, fiber reinforced composite, ampas tebu
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGERINGAN AMPAS TEBU SEBAGAI FIBER REINFORCED COMPOSITE TERHADAP FLEXURAL STRENGTH RESIN KOMPOSIT. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2014
Baca Juga : PERBEDAAN KEKUATAN FLEKSURAL RESIN KOMPOSIT DENGAN FIBER POLIETILEN DAN FIBER AMPAS TEBU (Ovia Damaiyanti, 2014)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN NANOPARTIKEL ZIRKONIA TERHADAP FLEXURAL STRENGTH BASISRN GIGI TIRUAN REPARASI (Teuku Shaumal Hasaan, 2026)