Binahong (anredera cordifolia (ten.) steenis) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. tanaman ini memilki aktivitas terapeutik seperti diuretik, nefroprotektor, antidiabetes, antikolesterol, antitumor, dan antikanker. penelitian uji toksisitas akut ini bertujuan untuk mengetahui keamanan ekstrak etanol daun binahong pada tikus putih jantan (rattus norvegicus) strain wistar dengan menggunakan rancangan acak lengkap dan metode post-test only with control group design. subyek penelitian tikus putih wistar jantan sebanyak 25 ekor dibagi menjadi 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok perlakuan. setiap kelompok terdiri dari 5 ekor tikus, kelompok kontrol hanya diberi cmc 1%, sedangkan kelompok perlakuan diberikan suspensi sediaan uji dengan dosis tunggal 300 mg/kgbb, 600 mg/kgbb, 1200 mg/kgbb dan 2400 mg/kgbb. sediaan uji diberi secara oral dengan menggunakan sonde oral. hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ld50 ekstrak etanol daun binahong tidak dapat ditentukan, karena sampai dosis terbesar (2400 mg/kgbb) tidak dijumpai kematian pada hewan coba. hasil pengamatan gejala toksisitas menunjukan adanya perubahan aktivitas lokomotor, sensitivitas terhadap rasa nyeri, respon somatik, dan defekasi. ekstrak etanol daun binahong aman untuk digunakan sebagai obat tradisional, meskipun ditemukan beberapa gejala toksisitas. kata kunci : daun binahong (anredera cordifolia (ten.) steenis), ld50, gejala toksisitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG ( ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.) STEENIS ) PADA TIKUS PUTIH ( RATTUS NORVEGICUS ) STRAIN WISTAR.. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.)STEENIS.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DARAH PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR HIPERURISEMIA (Panji Anugerah, 2015)