Abstrak pernikahan secara munik merupakan pernikahan yang dinilai masyarakat gayo sebagai pernikahan yang tidak baik karena pernikahan ini banyak terjadi disebabkan hamil diluar nikah. pernikahan secara munik diketahui dapat menjadi penyebab penolakan oleh lingkungan sosial. hal tersebut mempengaruhi penilaian individu mengenai dirinya sendiri yang disebut dengan harga diri. harga diri yaitu penilaian positif atau negatif individu mengenai dirinya sendiri, dan penilaian baik atau buruk berdasarkan dari nilai sosial yang diinternalisasikan oleh individu tersebut. penelitian ini bertujuan untuk melihat harga diri pada istri yang menikah secara munik. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden dua orang dan data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden memiliki harga diri yang berbeda sebelum dan sesudah munik. responden nsd, sebelum menikah secara munik memiliki harga diri positif, namun saat munik dan setelah menikah nsd memiliki harga diri negatif karena nsd menilai dirinya bodoh dan mengecewakan orangtua, selain itu nsd tidak diterima oleh mertua dan kakak iparnya. saat ini, nsd sudah mulai memiliki pandangan positif mengenai dirinya. responden s memiliki harga diri positif sebelum menikah secara munik. namun, saat munik, s menilai dirinya sebagai individu yang bodoh, mengecewakan orangtua dan merasa tidak dapat mencapai cita-cita untuk bersekolah tinggi. saat ini, s menilai dirinya secara positif dikarenakan s secara perlahan-lahan mulai diterima oleh lingkungan dan s berhasil membuktikan bahwa pernikahan secara munik dapat berlangsung lama. kata kunci : harga diri, pernikahan secara munik, istri.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HARGA DIRI PADA ISTRI YANG MENIKAH SECARA MUNIK. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN HARGA DIRI PADA PENGEMIS DI KOTA BANDA ACEH (Rizka Qonita, 2017)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN SELF-DISCLOSURE PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL (SILVIA ISNI FATARANI, 2020)