Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter di otak. antipsikotik merupakan pengobatan paling efektif dalam pemeliharaan gejala penyakit skizofrenia. perbandingan kelebihan antipsikotik tipikal dan atipikal dalam memperbaiki gejala positif dan negatif pada skizofrenia masih banyak diperdebatkan. penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan penggunaan antipsikotik tipikal dan atipikal terhadap perbaikan gejala positif dan negatif pada skizofrenia di rsj aceh. desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. responden penelitian ini berjumlah 60 orang. responden diambil menggunakan metode quota sampling. selanjutnya. data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan. penelitian ini memperoleh rerata selisih skor panss perbaikan gejala positif pada antipsikotik tipikal sebesar 8,433 dan antipsikotik atipikal 8,933 menunjukkan p value 0,567. rerata selisih skor panss perbaikan gejala positif pada antipsikotik tipikal sebesar 4,833 dan antipsikotik atipikal 6,566 menunjukkan p value 0,187. kesimpulan dari penelitian, tidak terdapat perbedaan efektivitas penggunaan antipsikotik tipikal dan atipikal dalam memperbaiki gejala positif dan negative pada pasien skizofrenia di rsj aceh. kata kunci : antipsikotik, tipikal, atipikal, gejala positif, gejala negatif, skizofrenia
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK TIPIKAL DAN ATIPIKAL TERHADAP PERBAIKAN GEJALA POSITIF DAN NEGATIF PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2019
Baca Juga : HUBUNGAN POLA PEMBERIAN OBAT ANTIPSIKOTIK TERHADAP EFEK SAMPING PARKINSONISME PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI BLUD RUMAH SAKIT JIWA ACEH TAHUN 2015 (Muhammad Adithia, 2016)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI PENGGUNAAN TRIHEKSIFENIDIL PADA PASIEN SKIZOFRENIA PARANOID DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI ACEH (Syifa Raisha, 2024)