Dampak gempa di pidie jaya tidak hanya berupa kehilangan nyawa, rusaknya infrastruktur, tetapi juga kerungian pada sektor ekonomi dan sosial. sektor perdagangan merupakan salah satu sektor yang terdampak besar pasca gempa tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat reseliensi antara pedagang menengah dan pedagang kecil pasca gempabumi di kabupaten pidie jaya. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan livelihood vulnerability index (lvi) dan ipcc (intergovernmental panel on climate change). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penghasilan pedagang mengalami penurunan sekitar 30 - 50 persen dari pendapatan sebelum gempa. secara umum, pedagang kecil memiliki waktu pulih lebih cepat dibandingkan dengan pedagang menengah. terdapat perbedaan mekanisme bertahan hidup antara pedagang menengah dengan pedagang kecil. pedagang menengah cenderung menunggu dan memperbaiki kerusakan yang di alami pada bangunannya. sedangkan pada pedagang kecil lebih memilih untuk langsung memulai dagangannya dan tetap pada profesi yang sama pasca gempa. terdapat indikasi bahwa pedagang kecil memiliki nilai resiliensi yang lebih tinggi dibandingkan pedagang menengah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANAISIS PERBANDINGAN TINGKAT RESILIENSI ANTARA PEDAGANG MENENGAH DAN PEDAGANG KECIL : STUDI KASUS PASCA GEMPA BUMI PIDIE JAYA. Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : KONDISI PSIKOLOGIS SISWA SMP PASCA GEMPA BUMI DI KECAMATAN MEUREUDU PIDIE JAYA (SUSIYANTI MISFITRI, 2017)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG PASAR SUBUH LUENG PUTU DI KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA (Safia Maulida, 2021)