Abstrak. kelapa sawit adalah salah satu komditas perkebunan yang memiliki peran yang cukup penting dalam perekonomian indonesia sebagai penghasil devisa negara setelah minyak dan gas. kabupaten aceh singkil adalah salah satu kabupaten penghasil kelapa sawit terbesar pada perkebunan rakyat di provinsi aceh. adanya penurunan atau perlambatan pertumbuhan produktifitas kelapa sawit mengindikasi adanya risiko produksi yang dihadapi petani kelapa sawit di kabupaten aceh singkil. selain itu adanya perbedaan harga berdasarkan manajemen pemasaran yang diterima oleh para petani juga mengindikasikan adanya risiko harga yang diterima para petani. ada perbedaan antara peningkatan areal luas lahan dengan produksi terkadang membuat hasil panen tidak mampu menutupi biaya produksi. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi terhadap risiko produksi serta menganalisis tingkat risiko harga yang diterima petani kelapa sawit di kabupaten aceh singkil. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model fungsi produksi just and pope untuk risiko produksi dan nilai varians, standar deviasi, koefisien variasi untuk tingkat risiko harga. model fungsi produksi just and pope terdiri dari dua yakni fungsi produktifitas rata-rata dan fungsi varians produktifitas. data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data produksi dan harga dalam cross section di tingkat petani, pengumpul, dan persekutuan komanditer. hasil penelitian ini terdapat dua faktor produksi yang berpengaruh nyata menimbulkan risiko yakni luas lahan dan pupuk unsur k. kata kunci : kelapa sawit, risiko produksi, risiko harga, aceh singkil, just and pope.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN ACEH SINGKIL. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH MODAL DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN ACEH TAMIANG (Nanda Lisa, 2019)
Abstract
Baca Juga : DETERMINAN NILAI TUKAR PETANI PERKEBUNAN RAKYAT DI PROVINSI ACEH (Arif Mauliza, 2022)