Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AMATAN HAYYU, UPAYA GURU DALAM MEMBINA AKHLAK MULIA SISWA MELALUI METODE PEMBIASAAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 3 MEULABOH KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018

Abstrak hayyu, amatan. 2018. upaya guru dalam membina akhlak mulia siswa melalui metode pembiasaan di sekolah dasar negeri 3 meulaboh kecamatan johan pahlawan kabupaten aceh barat. skripsi, jurusan pendidikan guru sekolah dasar, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) mislinawati, s.pdi, m.pd. (2) drs. soedirman z, m.pd. kata kunci : upaya guru, membina akhlak mulia, metode pembiasaan selama ini masih banyak terjadi dekadensi akhlak siswa yang perilakunya tidak sesuai dan bertentangan dengan nilai-nilai akhlak yang berlaku di sekolah. maka dari itu perlu adanya pembiasaan dalam membina akhlak mulia siswa. adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam membina akhlak mulia siswa melalui metode pembiasaan di sekolah dasar negeri 3 meulaboh kecamatan johan pahlawan kabupaten aceh barat?. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya guru dalam membina akhlak mulia siswa melalui metode pembiasaan di sekolah dasar negeri 3 meulaboh kecamatan johan pahlawan kabupaten aceh barat. pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang guru kelas 1 sampai kelas 6. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan wawancara kepada guru kelas 1 sampai kelas 6. teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. berdasarkan hasil analisis data yang ditemukan dalam penelitian ini dapat dikemukakan bahwa setelah melakukan observasi kepada 6 orang guru kelas 1 sampai kelas 6 yang terdiri dari 19 aspek penelitian terlihat bahwa guru kelas 1 hanya melakukan 14 aspek dan 5 aspek lainnya tidak dilakukan. kemudian guru kelas 2 melakukan 17 aspek dan 2 aspek lainnya tidak dilakukan, guru kelas 3 melakukan semua aspek yaitu 19 aspek, guru kelas 4 melakukan 16 aspek dan 3 aspek lainnya tidak dilakukan, guru kelas 5 melakukan 12 aspek dan 7 aspek lainnya tidak dilakukan, guru kelas 6 melakukan 14 aspek dan 5 aspek lainnya tidak dilakukan. hal ini mengakibatkan kurangnya pembiasaan yang dilakukan guru dalam membina akhlak mulia terhadap siswa. adapun simpulan dari upaya guru dalam membina akhlak mulia siswa melalui metode pembiasaan belum tercapai sesuai dengan tujuan pendidikan yang diharapkan.



Abstract



    SERVICES DESK