Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh dinamis pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, inflasi dan suku bunga terhadap kredit bermasalah atau non performing loan pada perbankan konvensional di indonesia dari tahun 1998-2016. untuk melihat pengaruh dinamis tersebut digunakan metode autoregresif distributed lag (ardl). hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan inflasi berpengaruh negatif terhadap kredit bermasalah baik jangka pendek maupun jangka panjang. selanjutnya, suku bunga dan nilai tukar berpengaruh positif. rekomendasi dari penelitian ini adalah sebaiknya bank central mencermati laju inflasi, suku bunga dan nilai tukar agar stabil karena hal ini sangat sensitif terhadap kredit bermasalah.begitu juga pemerintah, sebaiknya mempercepat infrastruktur nasional sesuai dengan rpjmn dan penyerapan anggaran yang tepat sasaran sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi. kata kunci: kredit bermasalah, pertumbuhan ekonomi,nilai tukar, suku bunga, inflasi, ardl
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH VARIABEL EKONOMI MAKRO TERHADAP KREDIT BERMASALAH PADA BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA. Banda Aceh Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH DEPOSIT INSURANCE TERHADAP PENGAMBILAN RISIKO (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA) (DEA ALMIRA FADHLI, 2015)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK MENURUT RISK BASED BANK RATING TERHADAP KINERJA KEUANGAN (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA) (WIDYA FIRLEDY AR, 2016)