Seiring dengan kemajuan globalisasi yang ditandai dengan pergeseran teknologi dari era hard automation ke era smart technology, yaitu pekerjaan berubah radikal dari yang mengandalkan otot dan keterampilan menjadi pekerjaan yang lebih mengandalkan otak dan pengetahuan, maka aset tidak berwujud menjadi sangat penting. salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengukuran aset tidak berwujud adalah modal intelektual. tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh karakteristik perusahaan (size perusahaan, profitabilitas, leverage, jenis industri, umur listing di bei) dan tata kelola perusahaan (ukuran dewan komisaris, komisaris independen, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial) terhadap pengungkapan modal intelektual. pengungkapan modal intelektual diukur menggunakan teknik analisis konten dengan kriteria tertentu. penelitian ini menggunakan metode unbalanced panel data dengan model regresi linier berganda untuk menganalisis data perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2014-2016. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan karakteristik perusahaan dan tata kelola perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan modal intelektual. sementara secara parsial size perusahaan, profitabilitas, leverage, ukuran dewan komisaris, kepemilikan institusional berpengaruh positif, sedangkan, jenis industri, umur listing di bei, komisaris independen, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap pengungkapan modal intelektual.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA). Banda Aceh Program Studi Magister Akuntansi Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PENGARUH PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT DAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2023 (AHMAD RINALDI, 2024)