Pdam (perusahaan daerah air minum) tirta daroy merupakan perusahaan air daerah aceh, salah satu cabangnya yaitu syiah kuala. salah satu masalah yang terjadi pada cabang ini yaitu buruknya proses bisnis yang terjadi pada pelayanan pemasangan sambungan baru dan pemasangan sambungan kembali. sehingga penulis ingin menciptakan proses bisnis yang lebih baik yaitu dengan pemodelan proses bisnis menggunakan metode business process modelling and notation. proses bisnis dibuat untuk menghasilkan as-is model sehingga bisa menciptakan to-be model atau model yang lebih baik. tahapan yang dilakukan dengan cara mengidentifikasi proses bisnis yang terjadi, arsitektur proses, proses discovery, sehingga terciptanya final as-is model. kemudian dianalisa menggunakan waste analysis, value added analysis, issue register, pareto diagram, why why diagram dan devil’s quadrangle analysis. melakukan proses redesign yang diperoleh 5 proses redesign, sampai terbentuknya final to-be model. dari hasil analisa perbedaan as-is model dan to-be model pada pemasangan sambungan baru dan pemasangan sambungan kembali menunjukkan bahwa terdapatnya perbedaan antara biaya, kualitas dan fleksibilitas yang lebih baik, kemudian aktivitas yang terdapat pada pemasangan sambungan baru dari 81 aktivitas menjadi 66 aktivitas dan pemasangan sambungan kembali dari 61 menjadi 40 aktivitas. kata kunci: pdam tirta daroy, pemodelan, proses bisnis, bpmn, bizagi modeller.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMODELAN PROSES BISNIS SISTEM PEMASANGAN AIR PDAM DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE BUSINESS PROCESS MODELLING AND NOTATION (BPMN). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PERANCANGAN PROSES BISNIS DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMBELIAN MINYAK ATSIRI DI KOPERASI INOVAC DENGAN PENDEKATAN BUSINESS PROCESS MANAGEMENT. (RIFKY SANDARYULLAH, 2022)
Abstract
Baca Juga : REKOMENDASI DAN PERBAIKAN PROSES BISNIS PENGAJUAN CUTI KARYAWAN MENGGUNAKAN BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (STUDI KASUS: PT. MIFA BERSAUDARA) (Saskia Adha Falakhi, 2024)