Reza kartika harahap. 1405101050017. pengaruh jenis rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman sebagai biofertilizer dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (glycine max l. merill.) di bawah bimbingan halimursyadah sebagai pembimbing utama dan dr. ir. syamsuddin sebagai pembimbing anggota. ringkasan kedelai merupakan salah satu komoditas strategis dan tanaman pangan penting di indonesia setelah beras dan jagung. kebutuhan masyarakat terhadap kedelai setiap tahun semakin meningkat, namun produksi kedelai nasional tidak dapat memenuhi permintaan tersebut. penurunan produksi kedelai indonesia salah satunya dikarenakan semakin berkurangnya sumber daya lahan yang subur karena penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus. salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai adalah dengan memanfaatkan rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman (rppt) atau plant growth promoting rhizobakteria (pgpr) sebagai biofertilizer. penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa rizobakteri dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. pada penelitian ini diuji jenis rizobakteri dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis rizobakteri dan varietas yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial dengan 2 faktor dan 2 ulangan. faktor pertama adalah jenis rizobakteri pada biofertilizer (r) yang terdiri dari 7 taraf yaitu r 0 = tanpa rizobakteri, r 1 = azotobacter sp., r = necercia sp., r 3 = pseudomonas capacia, r 4 = pseudomonas dimuta, r 5 2 = flavobacterium sp., r = bacillus firmus. faktor kedua yaitu jenis varietas kedelai dengan dua taraf yaitu v = varietas anjasmoro dan v = varietas bener meriah. dengan demikian terdapat 14 kombinasi perlakuan. masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 42 satuan percobaan. setiap satuan percobaan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 210 unit percobaan. parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) umur 14 hst, 28 hst dan 42 hst, umur berbunga (hst), jumlah polong (buah), jumlah biji per tanaman (biji), bobot 100 butir biji (g), bobot brangkasan basah (g), bobot brangkasan kering (g), volume akar (ml) dan potensi hasil (ton/ha). 2 6 1 hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan jenis rizobakteri berpengaruh sangat nyata pada tolok ukur tinggi tanaman 28 hst dan 42 hst, jumlah biji per tanaman, bobot brangkasan basah, bobot brangkasan kering, volume akar dan potensi hasil serta berpengaruh nyata pada tolok ukur tinggi tanaman 14 hst dan jumlah polong. jenis rizobakteri necercia sp. menunjukkan nilai terbaik pada tolok ukur tinggi tanaman 28 hst (22,07 cm) dan 42 hst (52,26 cm), bobot brangkasan basah (84,48 g) dan volume akar (15,75 ml). jenis rizobakteri pseudomonas capacia menunjukkan nilai terbaik pada tolok ukur jumlah biji per tanaman (134,60 biji), potensi hasil (3,36 ton/ha) dan jumlah polong (69,20 buah). jenis rizobakteri pseudomonas dimuta menunjukkan nilai terbaik pada tolok ukur tinggi tanaman 14 hst (22,07 cm). perlakuan jenis varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong dan bobot 100 butir serta berpengaruh nyata terhadap jumlah biji per tanaman, bobot brangkasan basah, bobot brangkasan kering dan volume akar. varietas bener meriah menunjukkan nilai terbaik berdasarkan tolok ukur jumlah polong (57,34 buah), jumlah biji per tanaman (111,14 biji), bobot brangkasan basah (64,01 g), bobot brangkasan kering (20,12 g) dan volume akar (13,80 ml). varietas anjasmoro menunjukkan nilai terbaik berdasarkan tolok ukur bobot 100 butir (12,22 g). terdapat interaksi yang sangat nyata antara jenis riobakteri dan varietas terhadap tolok ukur bobot brangkasan basah dan volume akar serta berpengaruh nyata terhadap tolok ukur bobot brangkasan kering. perlakuan rizobakteri jenis necercia sp. dengan varietas bener meriah merupakan kombinasi perlakuan terbaik berdasarkan tolok ukur bobot brangkasan basah yaitu 86,59 g , volume akar yaitu 18,00 ml dan pseudomonas capacia dengan varietas bener meriah juga merupakan kombinasi perlakuan terbaik berdasarkan bobot brangkasan kering yaitu 26,74 g.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JENIS RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN SEBAGAI BIOFERTILIZER DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERILL.). Banda Aceh Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : KEMAMPUAN ISOLAT RIZOBAKTERI INDIGENOUS DARI BEBERAPA LOKASI SEBAGAI AGEN BIOFERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS NILAM ACEH (NUR AZIZAH, 2022)