Anemia defisisiensi besi (adb) masih menjadi masalah kesehatan di dunia, baik di negara maju maupun di negara berkembang seperti indonesia. prevalensi anemia yang tinggi dapat berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak. menurut riset kesehatan dasar tahun 2007, prevalensi anemia di provinsi aceh mencapai angka 16,4% melebihi prevalensi anemia secara nasional yaitu 14,8%.anemia defisiensi besi dapat terjadi pada bayi-bayi dengan asi eksklusif dibawah usia 6 bulan.penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan kejadian anemia pada bayi usia 0-6 bulan. metode penelitian ini adalah cross sectional. sampel dipilih dengan teknik non probability sampling dengan cara consecutive sampling. data dikumpulkan dengan meminta izin kepada 32 ibu bayi yang membawa bayinya ke puskesmas untuk dapat diperiksa kadar hemoglobinnya sejak 08 november 2013 hingga 29 januari 2014. data dianalisis dengan menggunakan metode bivariat yaitu uji chi-square dengan alternatif uji fisher. hasil uji diperoleh nilai p=0,685 (p>0,05). hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan kejadian anemia pada bayi usia 0-6 bulan. saran kepada tenaga kesehatan di puskesmas kopelma darussalam banda aceh untuk dapat memberikan penyuluhan kepada ibu bayi agar menjaga nutrisi yang dikonsumsi ibu agar asi yang dihasilkan dan diberikan kepada bayi berkualitas baik. kata kunci: anemia, asi eksklusif, bayi berumur 0-6 bulan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2014
Baca Juga : HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA PADA KEHAMILAN DENGAN KEBERHASILAN MENYUSUI ASI EKSKLUSIF RNDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG RNKOTA BANDA ACEH (SITI ANUM SABRINA, 2026)