Penelitian pengomposan dilakukan dengan menggunakan bahan baku berupa limbah daun angsana (pterocarpus indicus) dan ampas tahu. penelitian ini dilakukan selama 21 hari dengan membuat 4 buah variasi serta 2 kali pengulangan. hasil analisis statistik berdasarkan parameter pengujian organoleptik menunjukkan bahwa fhit < ftabel sehingga menunjukkan tidak ada hubungan antara variasi bahan baku kompos terhadap kualitas kompos. pengujian terhadap ph kompos menunjukkan skala 6, pengujian berat kompos menunjukkan terjadi reduksi massa selama proses pengomposan, pengujian terhadap suhu menunjukkan terjadi fluktuasi suhu selama proses pengomposan berlangsung. uji laboratorium dilakukan untuk menguji kadar unsur hara karbon (c), nitrogen (n), phosfor (p), kalium (k), kalsium (ca), dan magnesium (mg) dari salah satu sampel terbaik berdasarkan pengujian organoleptik. pengujian kadar terhadap c, n, p, k, ca dan mg berturut-turut adalah 10,65, 0,59, 0,23, 1,59, 6,43, dan 1,62%. semua pengukuran pada parameter tersebut menunjukkan kesesuaian dengan sni 19-7030-2004 kecuali pada parameter ph dan kadar mg.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA KUALITAS KOMPOS CAMPURAN SERASAH DAUN ANGSANA DAN AMPAS TAHU. Banda Aceh FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : HUBUNGAN KANDUNGAN C-ORGANIK, N, P, DAN K PADA SUBSTRAT MANGROVE DENGAN SERASAH DAUN MANGROVE. KECAMATAN SEULIMUM, KABUPATEN ACEH BESAR (NURHAYATI, 2015)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP HASIL KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE (Dara Maulina, 2013)