Risiko kerja dapat terjadi pada setiap pekerjaan industri, terutama pada area limestone crusher pt lafarge cement indonesia. hal ini disebabkan oleh seberapa besar potensi bahaya yang terdapat pada area tersebut. oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian terhadap bahaya dan risiko agar dampak yang diterima tidak terlalu besar. dalam prosedur pengendalian perlu dilakukan klasifikasi bahaya dengan tujuan untuk menentukan prioritas pengendalian bahaya yang akan dilakukan. untuk melakukan klasifikasi potensi bahaya dapat menggunakan metode hirarc, yaitu dengan membuat scoring risiko menggunakan skala probability dan saverity. melalui metode hirarc ini yang telah dilakukan pada lokasi limestone crusher pt lafarge cement indonesia, didapatkan klasifikasi risiko dengan kategori low risk dengan persentase 19%, moderate risk dengan persentase 37%, high risk dengan persentase 44%, dan extreme risk dengan persentase 0%. high risk merupakan prioritas pengendalian dari risiko tertinggi pada area limestone crusher karena tidak ditemukan risiko dengan kategori extreme.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISA POTENSI BAHAYA DAN PENILAIAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) PADA LIMESTONE CRUSHER PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA, LHOKNGA, ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) (STUDI KASUS PADA DIVISI FISH MEAL DI CV. HORIZON GROUP) (Rahmi Apri Yanti Panggabean, 2022)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) PADA PT YAGI NATURAL INDONESIA, BANDA ACEH (Cut Zahra Syifa, 2022)