Evaluasi kondisi struktur perkerasan lentur di atas tanah ekspansif (studi kasus ruas jalan bireuen-takengon sta.70+175 s/d sta.74+925) oleh mukhlis nim: 1309200060069 komisi pembimbing: 1. dr. ir. yuhanis yunus, m.eng 2. dr. ir. sofyan m. saleh, m.sc.eng abstrak perkerasan jalan pada ruas jalan bieruen-takengon sering mengalami kerusakan pada bagian struktur perkerasannya, hal ini disebabkan struktur perkerasan jalan tersebut terletak di atas tanah ekspansif yang mengalami proses potensi pengembagan dan penyusutan yang disebabkan oleh pengaruh perubahan kadar air. metode penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah dasar dan menganalisis struktur perkerasan lentur pada bagian pelebaran jalan eksisting. lokasi penelitian yang ditinjau adalah pada sta.70+175 s/d sta.74+925 dengan panjang jalan 4,750 km dan lebar rata-rata 5,41m yang terletak di kabupaten bener meriah kecamatan timang gajah. dalam penelitian ini data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait, sedangkan data primer diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan dengan pengambilan sampel tanah di beberapa segmen jalan untuk dilakukan pengujian di laboratorium, sedangkan data struktur perkerasan lentur dianalisis dengan mengunakan program kenpave, yang struktur perkerasannya dimodelkan sebagai multi-layered system yang analisisnya didekati dengan teori lapisan elastis. hasil analisis menunjukkan tanah dasar jalan termasuk kedalam lanau mh & oh dengan nilai pi 25,42%, ll 64,25% serta tingkat potensi pengembangan dan tingkat aktivitasnya termasuk dalam kategori sedang s/d tinggi. dari hasil analisis program kenpave, bahwa desain struktur perkerasan lentur berdasarkan data perencanaan memiliki nilai tegangan dan lendutan maksimal pada tanah dasar adalah sebesar 0,1814 kg/cm vi 2 dan 0,0585 cm, sedangkan berdasarkan data jobmix formula memiliki nilai tegangan dan lendutan maksimal sebesar 0,2444 kg/cm 2 dan 0,0585 cm, yang mana kedua tegangan dan lendutan tersebut masih berada pada batas yang diizinkan sebesar 7,8 kg/cm dan 2,5 cm. dari hasil evaluasi kedua data tersebut layak digunakan sebagai desain peningkatan pada ruas jalan tersebut karena tekanan yang dihasilkan oleh berat struktur perkerasan sebesar 1,949 kg/cm 2 , sedangkan tekanan mengembang yang terjadi pada tanah dasar sebesar 1,805 kg/cm 2 . hal ini menunjukkan bahwa tanah dasar masih mampu dalam memikul beban pada struktur perkerasannya. kata kunci : tanah ekspansif, perkerasan lentur, kenpave. 2
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EVALUASI KONDISI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR DI ATAS TANAH EKSPANSIF (STUDI KASUS RUAS JALAN BIREUEN-TAKENGON STA.70+175 - STA.74+925). Banda Aceh Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : KINERJA BETON PADA PERKERASAN KAKU DENGAN SUBSTITUSI POZZOLAN (HARISUDDIN, 2021)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMANFAATAN AIR ES DAN TANPA AIR ES SEBAGAI PEREAKSI UNTUK SETTING TIME PADA PERKERASAN JALAN RAYA (SALSABILA PUTRI, 2021)