Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
SYIFA URRACHMAH, PEMANFAATAN KOMPUTER BERBICARA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA NEGERI BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018

Abstrak urrachmah, syifa. 2018. pemanfaatan komputer berbicara sebagai media pembelajaran di sekolah dasar luar biasa negeri banda aceh. skripsi. jurusan bimbingan dan konseling, fakultas keguruan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dra. nurhasanah, m.pd, (2) drs. martunis, m.si kata kunci : tunanetra, media pembelajaran, screen reader, komputer berbicara komputer berbicara merupakan seperangkat komputer biasa yang telah dilengkapi dengan program pembaca layar (screen reader). program ini menterjemahkan informasi dan seluruh aktivitas pada layar monitor menjadi data audio yang selanjutnya dikirim ke sound cart pada cpu (central processing unit). melalui media komputer berbicara, siswa tunanetra dapat memperoleh informasi dan mengakses materi pelajaran yang lebih luas serta mengatasi kejenuhan siswa menggunakan huruf braille dalam belajar. penelitian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan program kreatifitas mahasiswa (pkm) yang telah dilakukan pada tahun 2017 lalu. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan komputer berbicara sebagai media pembelajaran dan hambatan-hambatan yang dihadapi guru dan siswa di sdlb negeri banda aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif, subyek penelitian berjumlah 4 (empat) orang, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumentasi dan observasi. berdasarkan hasil penelitian, komputer berbicara telah dimanfaatkan sebagai media pembelajaran oleh guru dan siswa di sdlb negeri banda aceh, pada pelajaran bahasa indonesia untuk materi tertentu saja dan kegiatan ekstrakurikuler. dalam pemanfaatan komputer berbicara, siswa mengalami hambatan dalam memahami bahasa pemrograman screen reader yang masih menggunakan bahasa inggris. sedangkan hambatan yang dialami guru adalah tidak tersedianya ruangan khusus untuk menggunakan komputer berbicara sehingga guru yang juga mengalami hambatan penglihatan (tunanetra) kesulitan mengarahkan siswa tunanetra untuk memasuki perpustakaan yang menjadi ruang sementara. oleh karena itu, perlu adanya ruang khusus dan pelatihan lanjutan untuk melatih keterampilan siswa dalam mengoperasikan komputer berbicara.



Abstract



    SERVICES DESK