Kota banda aceh merupakan salah satu kota yang beresiko tinggi terhadap bencana terutama gempa bumi, tsunami, dan banjir. oleh karena itu peran perawat puskesmas sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana terutama pada fase pra bencana untuk mengurangi jumlah korban jiwa dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. tujuan penelitian adalah untuk melihat gambaran peran perawat puskesmas dalam penanggulangan pra bencana di kota banda aceh. penelitian ini berdesain descriptive explorative dengan pendekatan cross sectional. pengambilan sampel menggunakan teknik self report dengan menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti merujuk pada kompetensi perawat menurut icn (2009) dan pusat penanggulangan krisis kesehatan bencana kemenkes ri (2011). hasil penelitian menunjukkan peran perawat puskesmas dalam penanggulangan pra bencana berada pada katagori baik (60,3%) dengan masing-masing kategori setiap variabel : 1) peran care provider (92,3%), 2) peran client advokat (97,4%), 3) peran educator (76,9%), 4) peran case manager (57,4%), 5) peran colaborator (57,7%), 6) peran counselor (91,0%), dan peran change agent (66,7%). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawat puskesmas sudah menjalankan perannya dengan baik dalam penanggulangan pra bencana di kota banda aceh. saran peneliti agar perawat puskesmas dapat meningkatkan peran case manager dan colaborator dengan mengikuti pelatihan dan simulasi bencana terutama dengan multidisplin lainnya secara berkala terkait penanggulangan fase pra bencana untuk mengurangi resiko bencana.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PERAN PERAWAT PUSKESMAS DALAM PENANGGULANGAN PRA BENCANA DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh fakultas keperawatan universitas syiah kuala,2018
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KESIAPSIAGAAN BENCANA DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH (Siti Balqis, 2025)
Abstract
Baca Juga : TINGKAT KOMPETENSI KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA PERAWAT DI PUSKESMAS DALAM WILAYAH KERJA KOTA BANDA ACEH (Sandra Khalidinna Nadyne, 2018)