Lembaga panglima laot merupakan salah satu lembaga adat yang bertugas dalam pengelolaan sumber daya kawasan pesisir dan laut. lembaga ini mempunyai peran yang sangat penting dalam mitigasi kerusakan kawasan pesisir dan laut. untuk menjalankan tugasnya lembaga ini tidak dapat melakukannya sendiri namun membutuhkan partisipasi masyarakat. tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui efektivitas peran lembaga panglima laot dalam menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat terhadap mitigasi kerusakan kawasan pesisir dan laut di kota sabang, (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas peran panglima laot dalam menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat terhadap mitigasi kerusakan kawasan pesisir dan laut di kota sabang, (3) merekomendasikan strategi penguatan panglima laot dalam pelaksanaan perannya terhadap mitigasi kerusakan kawasan pesisir dan laut di kota sabang. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. responden dalam penelitian ini adalah ketua panglima laot kota sabang, masyarakat nelayan, dan dinas-dinas terkait. analisis data menggunakan rumus rata-rata yang dikategorikan menggunakan skala likert dan analisis regresi linier untuk mengetahu faktor-faktor yang berpengaruh. hasil penelitian ini yaitu (1) lembaga panglima laot telah menjalankan perannya dengan cukup efektif untuk menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat terhadap mitigasi kerusakan kawasan pesisir dan laut; (2) faktor yang paling berpengaruh yaitu memfasilitasi partisipasi masyarakat yaitu sebesar 57,2%. kata kunci : lembaga panglima laot, efektifitas peran, partisipasi masyarakat, mitigasi kerusakan, kawasan pesisir dan laut
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EFEKTIVITAS PERAN PANGLIMA LAOT DALAM MITIGASI KERUSAKAN KAWASAN PESISIR DAN LAUT DI KOTA SABANG. Banda Aceh Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PERANAN PANGLIMA LAOT LHOK DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA LAUT BERBASIS ADAT DI KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (ZAITUN MUNAR, 2018)
Abstract
Baca Juga : PEMETAAN KERENTANAN WILAYAH PESISIR DENGAN METODE COASTAL VULNERABILITY INDEX (CVI) DI KAWASAN PESISIR BANDA ACEH (SULTAN FATURRAHMAN PASHA, 2025)