Penelitian ini berjudul dinamika komunikasi antarbudaya masyarakat kota sabang dengan para wisatawan mancanegara. tujuan penelitian untuk mengetahui dinamika komunikasi antarbudaya masyarakat kota sabang dengan para wisatawan mancanegara.dan untuk mengetahui upaya yang di lakukan masyarakat kota sabang dalam membangun hubungan yang baik dengan para wisatawan mancanegara. teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori interaksi simbolik.pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. penelitian ini diperoleh hasil dinamika komunikasi antarbudaya masyarakat kota sabang dengan wisatawan mancanegara terdapat perbedaan komunikasi yang terjadi dimana para wisatawan selain menggunakan bahasa inggris juga menggunakan bahasa tubuh ketika tidak mampu untuk menjawab apa yang ditanyakan. komunikasi masyarakat dengan wisatawan sejalan dengan teori interaksi simbolik yang dimana komunikasi yang terjadi berdasarkan interaksi dan hubungan yang dibangun kedua belah pihak. ketika masyarakat tidak mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris maka komunikasi dilakukan dengan menggunakan bahasa tubuh dan dengan simbolsimbol komunikasi yang mempermudah proses penyampaian pesan.upaya yang dilakukan masyarakat kota sabang dalam membangun hubungan yang baik dengan para wisatawan mancanegara yaitu dengan memberikan pelayanan dan kepuasan berwisata, menyediakan informasi terbaik sesuai dengan yang diperlukan wisatawan serta memberikan kenyamanan dan perlindungan keamanan. kata kunci: dinamika, komunikasi, budaya, kota sabang, wisatawan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DINAMIKA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT KOTA SABANG DENGAN WISATA MANCANEGARA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2018
Baca Juga : PERAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN HARMONIS ANTARA MASYARAKAT TIONGHOA DAN LOKAL DI KOTA BANDA ACEH (Aksa Ashura, 2025)
Abstract
Baca Juga : KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT IBOIH DENGAN WARGA NEGARA ASING YANG MENIKAH (Yulfandi Pratama, 2018)