Pembentukan biofilm oleh bakteri vibrio alginolyticus menjadi masalah utama dalam penanganan vibriosis karena dapat meningkatkan resistensi terhadap antibiotik dan desinfektan. daun kelor (moringa oleifera) yang diekstraksi menggunakan etanol mengandung zat aktif tanin dan flavonoid yang berpotensi sebagai antibiofilm karena dapat menghambat pelekatan biofilm pada substratnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun kelor (moringa oleifera) dalam menghambat pembentukan biofilm vibrio alginolyticus secara in vitro. penelitan ini menggunakan metode microtiter plate biofilm assay (od570nm). perlakuan yang diberikan berupa penambahan ekstrak etanol daun kelor pada konsentrasi 2%, 4%, 8% dan 10%. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor mampu menghambat pembentukan biofilm. kondisi terbaik dalam menghambat pembentukan biofilm diperoleh pada konsentrasi 10% dengan waktu inkubasi selama 60 jam dalam suhu ruang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PEMBENTUKAN BIOFILM BAKTERI VIBRIO ALGINOLYTICUS SECARA IN VITRO. Banda Aceh FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK ETANOL BUAH DAN BUNGA KELOR PEMBENTUKAN BIOFILM BAKTERI VIBRIO ALGINOLYTICUS SECARA IN VITRO (KHAIRUNNISA DESTI H, 2019)
Abstract
Baca Juga : EVALUASI AKTIVITAS ANTI-BIOFILM BAKTERI PENYEBAB ENDOMETRITIS NANOENKAPSULASI KITOSAN YANG DIPERKAYA DENGAN EKSTRAK MORINGA OLEIFERA (SYEICHA LE ADZRA, 2026)