Stres dikalangan siswa sekolah menjadi perhatian saat ini, adapun faktor yang memicu terjadinya stres diantaranya adalah intensitas belajar yang tinggi. pesantren sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan formal islam yang memadukan kurikulum nasional dan kurikulum yang dibuat oleh pesantren. siswa pesantren dapat menghabiskan waktu hampir 24 jam untuk belajar. waktu penelitian dilakukan pada tanggal 1 mei 2018. tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas belajar dengan tingkat stres dengan pendekatan model adaptasi roy pada siswa. jenis penelitian ini deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. sampel penelitian ini sebanyak 87 siswa. teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini proportional random sampling. alat pengumpulan data berupa kuesioner intensitas belajar dan dass 42. hasil penelitian dapat diketahui bahwa: tidak terdapat hubungan intensitas belajar dengan tingkat stres siswa di pesantren (p-value = 0,47), selanjutnya bila dilihat dari subvariabel didapatkan tidak terdapat hubungan motivasi (p-value = 0,86), durasi kegiatan (p-value = 0,43), frekuensi kegiatan (p-value = 0,26), arah sikap (p-value = 0,81), minat (p-value = 0,47) dengan tingkat stres. dari hasil penelitian diharapkan menjadi masukan yang bermanfaat bagi sekolah serta bagi perawat menjadi dasar untuk pengembangan upaya promkes di sekolah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN INTENSITAS BELAJAR DENGAN TINGKAT STRES PADA SISWA PESANTREN KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh fakultas keperawatan universitas syiah kuala,2018
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA COPING FLEXIBILITY DENGAN STRES AKADEMIK PADA SISWA SMA PESANTREN MODERN DI BANDA ACEH (ASRI ANANDA PUTRI, 2023)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN ESQ DAN LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 1 UNGGUL DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR (Aulia Lutfiani, 2017)