Pelayanan kedokteran gigi merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang rawan terjadinya infeksi silang. universal precautions adalah prosedur pencegahan infeksi yang dilakukan untuk melindungi pemberi layanan kesehatan dan pasien dari kemungkinan infeksi silang. mahasiswa kedokteran gigi telah mendapatkan pengetahuan mengenai penerapan universal precaution semasa pendidikan pra-klinik. penelitian sebelumnya menyebutkan tidak semua dokter gigi muda patuh terhadap penerapan universal precautions. tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dokter gigi muda menerapkan universal precautions. jenis penelitian ini adalah analitik cross sectional dengan jumlah subjek sebanyak 96 orang. cara pengumpulan data melalui penyebaran self administered questionnaires. hasil penelitian menunjukkan subjek yang patuh sebanyak 52 (52,1%) dan tidak patuh sebanyak 46 (47,9%). hasil uji chi square menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penerapan universal precautions adalah faktor organisasi/institusi dengan variable yang berhubungan adalah iklim keselamatan kerja dengan p = 0,045 dan umpan balik penerapan universal precautions dengan p = 0,043. disimpulkan bahwa terdapat hubungan iklim keselamatan kerja dan umpan balik penerapan universal precautions dengan kepatuhan universal precautions.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN UNIVERSAL PRECAUTIONS PADA PROSEDUR BEDAH OLEH DOKTER GIGI MUDA DI RSGM UNSYIAH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2014
Baca Juga : GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PENERAPAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI SILANG PADA TINDAKAN EKSTRAKSI GIGI (KAJIAN PADA MAHASISWA PROFESI KEDOKTERAN GIGI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT [RSGM] UNSYIAH) (LISSA NOVIYANTI, 2018)