Abstrak latar belakang : lbp atau nyeri punggung bawah merupakan nyeri yang dirasakan di punggung bagian bawah dan juga salah satu masalah yang ada di masyarakat. nyeri yang dirasakan oleh penderita lbp sangat mengganggu dan membuat keterbatasan gerak penderita. transcranial magnetic stimulation (tms) merupakan salah satu terapi untuk mengurangi nyeri penderita lbp. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan nilai nyeri pada penderita lbp sebelum dan sesudah diberikan terapi tms. metode : studi komparatif dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan pada bulan april sampai dengan mei 2018. besar sampel adalah 37 orang. skala nyeri sebelum dan sesudah terapi di ukur melalui wawancara dengan menggunakan nrs. hasil : karakteristik rentang usia sampel 46 – 55 tahun rata – rata 48,6 % dan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan rata – rata 70,3 %. hasil pengaruh skala nyeri berdasarkan nrs sebelum terapi tms standar minimum 3 dan maksimum 10 rata-rata 7,14 dan pasca terapi mendapatkan nilai standar minimum 2 dan maksimum 9 rata-rata 5,05. analisa bivariat dengan menggunakan uji t-test menunjukkan terdapat perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah terapi tms dengan p = 0,000 ( ki 95%). kesimpulan : terdapat perbedaan skala nyeri pada pasien lbp sebelum dan sesudah diberikan terapi tms. kata kunci : lbp, nrs, tms
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN SKALA NYERI PADA PASIEN LOW BACK PAIN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI TRANSCRANIAL MAGNETIC STIMULATION DI RUMAH SAKIT ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2018
Baca Juga : HUBUNGAN POLA PEMBERIAN OBAT UNTUK NYERI CAMPURAN DENGAN KEBERHASILAN TERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (RANTI PUTRI AYU, 2018)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT NYERI PADA PENDERITA LOW BACK PAIN (LBP) DI POLIKLINIK SARAF RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Ruli Syukran Maulana, 2016)