Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. pada masa ini remaja laki-laki dipenuhi rasa kecemasan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. kecemasan yang tidak diekspresikan akan berdampak pada kesejahteraan psikologis yaitu kondisi seseorang yang merasakan kebahagiaan, mempunyai fungsi mental yang sehat serta dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. ketidaksejahteraan psikologis ini cenderung membuat remaja memproyeksikan diri pada perilaku merokok. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan psychological well-being pada remaja perokok dan non perokok. jenis penelitian yang digunakan adalah comparative study. populasi pada penelitian ini adalah 189 siswa kelas sepuluh dan sebelas sekolah menengah atas di banda aceh. teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode convinience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 128 responden yang terdiri dari 65 responden perokok dan 63 responden non perokok. analisa univariat menggunakan mean dan frekuensi didapatkan hasil psychological well-being remaja perokok adalah rendah 70,8% sedangkan psychological well-being remaja non perokok adalah tinggi 90,5%. hasil analisis bivariat dengan uji independent t-test didapatkan nilai p-value 0,000 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA PEROKOK & NON PEROKOK DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH. Banda Aceh fakultas keperawatan universitas syiah kuala,2018
Baca Juga : PERBEDAAN KONSEP DIRI REMAJA PEROKOK DAN NON PEROKOK DI SMA BANDA ACEH (AHSANA NADYA, 2019)
Abstract
Baca Juga : PEMODELAN PENYEBARAN PERILAKU MEROKOK (CUT SYARIFA AUDINA, 2025)